Kepolosanku Terenggut Film Porno

Kisah Nyata –

Yoseph Haryono adalah seorang bocah lugu. Satu ketika ia ingin menyaksikan tontonan film atau video dalam format kaset beta cam di rumahnya sendiri. Namun betapa terkejutnya ia bahwa ternyata film tersebut adalah film porno.

Rasa ingin tahu dimiliki oleh setiap orang. Namun rasa ingin tahu Yoseph malah menjerumuskannya pada kebiasaan buruk. Pada saat Yoseph masih kelas 4 SD, tanpa sengaja Yoseph menemukan sebuah kaset yang ternyata adalah kaset blue film di rumahnya sendiri. Yoseph menyaksikan hal yang belum pernah ia saksikan sebelumnya. Hari demi hari berlalu dan nafsu Yoseph semakin lama semakin meningkat sampai akhirnya pada puncaknya Yoseph merasa sangat penasaran dan ingin merasakannya sendiri sehingga Yoseph jatuh dalam dosa onani.

Kebiasaan buruk tersebut terus berlangsung hingga Yoseph berusia remaja. Di usia SMP, Yoseph semakin sering melakukan kebiasaan ini, bisa seminggu sekali dan meningkat terus sampai hampir setiap hari.

Hari demi hari Yoseph semakin terikat pada pornografi dan kebiasaan melakukan onani. Sampai suatu ketika Yoseph merasakan sakit pada pangkal pahanya sehingga ia tidak dapat berjalan dengan normal. Saat itu Yoseph tidak tahu apa yang menyebabkan sakit di pangkal pahanya. Yoseph sendiri semakin dalam terjerumus ke dalam dosa seks. Tidak hanya onani, namun Yoseph juga ketagihan menonton film porno sambil onani. Rasa sakit pada kakinya tidak membuatnya jera, bahkan Yoseph mengikuti ajakan teman-temannya untuk pergi ke lokalisasi. Namun Yoseph tidak bergairah untuk melakukannya dengan orang lain, ia hanya ingin melihat-lihat.

Karena pincang pada kakinya semakin menjadi-jadi, om Yoseph pun memanggil tukang pijat. Namun pengobatan secara tradisional tidak membuahkan hasil. Demikian juga pengobatan secara medis tidak membawa hasil yang memuaskan. Yoseph tak tahan lagi menahan rasa sakit yang dideritanya. Bahkan hanya untuk jalan atau sekedar duduk pun Yoseph merasa sangat kesakitan.

Hingga pada suatu ketika, ada seorang temannya yang sharing dan mengatakan bahwa dirinya dapat lepas dari segala kesulitan dan kebiasaan buruk yang dihadapinya. Yoseph pun diajak untuk mengikuti doa pagi. Di sana ia ditantang untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi.

Didorong oleh keinginannya untuk sembuh, Yoseph membuka hatinya untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat yang sanggup menyembuhkan penyakitnya. Saat itu, Yoseph merasakan ada sesuatu yang hilang dan keluar dari pikirannya begitu saja. Ada sesuatu yang meledak dan keluar dari dalam dirinya. Yoseph sendiri tidak tahu apakah “sesuatu” itu. Namun yang ia sadari, sejak saat itu Yoseph lepas dari kebiasaannya akan onani dan kakinya tiba-tiba sembuh total dengan begitu saja. Yoseph pun tidak pincang lagi. Akhirnya ia sadar, kakinya sembuh karena ia telah lepas dari onani dan pulih sepenuhnya. Yoseph pun dapat kembali menikmati kehidupannya yang normal. Ia tidak pincang lagi, bahkan untuk berlari dan berolahraga pun dapat dilakukannya seperti orang normal lainnya.

Kuasa mukjizat Yesus juga melepaskan Yoseph dari keterikatannya terhadap pornografi.

“Saya bersyukur sekali oleh Tuhan Yesus yang menyelamatkan saya. Saya yakin segala sesuatunya mungkin di dalam Tuhan Yesus,” ujar Yoseph mengakhiri kesaksiannya. (Kisah ini sudah ditayangkan 24 Maret 2008 dalam acara Solusi di SCTV).

Diambil dari :
Jawaban.com

Sumber Kesaksian :

Yoseph Haryono

1 Comment

  • fransiscus buruxs says:

    panyes aja, mereka kan niru kelakuan si jesus yang emang hobby onani, makanya orang2 kristen paling banyak yg hobby onani, ngentot tanpa kawin dan kelakukan2 bejad lainnya. sadarlah wahai ummat jesus. budha menerima tobatmu

Leave a Reply

Facebook

Get the Facebook Likebox Slider Pro for WordPress
Facebook login by WP-FB-AutoConnect